Friday, September 11, 2009

APAKAH ANDA INGIN KAYA?

Robert T. Kiyosaki, penulis sejumlah buku terlaris dunia, mendefinisikan bahwa kaya adalah apabila passive income sudah melebihi kebutuhan hidup, termasuk kebutuhan yang bersifat kesenangan seperti liburan. Dia juga mendefinisikan kekayaan sebagai: berapa lama harta anda mampu menghidupi anda ketika anda tidak bekerja atau tidak menghasilkan pemasukan apapun.

Untuk menjadi kaya hal yang harus dimengerti pertama kali adalah tahu dan bisa membedakan aset dan liabilitas, kemudian berusaha semaksimal mungkin untuk mengumpulkan atau mengusahakan aset dan menekan atau meminimalisir pemilikan liabilitas.

Aset adalah segala sesuatu yang kita miliki yang dapat menghasilkan pemasukan untuk kita. Sedangkan liabilitas adalah apa saja yang anda miliki yang dapat mejadi sumber pengeluaran kita.


Kebebasan finansial adalah suatu kondisi dimana pemasukan dari seluruh aset yang anda miliki lebih banyak daripada pengeluaran hidup dan pengeluaran dari seluruh liabilitas anda.

Di dalam bukunya Cashflow Quadrant, Kiyosaki membagi jenis-jenis pekerjaan menjadi empat kategori:

Employee
Kategori ini merupakan "kasta terendah" dari segi cashflow jangka pendek, penghasilan jangka panjang, maupun peluang akumulasi aset. Mereka mendapatkan penghasilan tetap berupa gaji. Gaji tetap merupakan sebuah jaminan tingkat penghasilan pada jumlah tertentu. Gajinya mungkin tinggi, tapi tetap saja status mereka adalah karyawan yang dihargai tinggi sejauh mereka masih produktif. Bayaran yang mereka terima dihitung dari waktu yang mereka jual kepada perusahaan. Mereka harus tunduk dengan aturan-aturan perusahaan, baik dalam hal jam kerja, cara kerja, gaji, dan sebagainya. Termasuk ke dalam kategori ini diantaranya pilot, manajer, pegawai negeri, insinyur pertambangan, dan karyawan.

Self-employeed
Kategori ini juga disebut sebagai kaum profesional. Penterjemah, dokter, konsultan, dan pengacara termasuk dalam kategori ini. Dibandingkan karyawan, mereka relatif lebih bebas mengatur jadwal kerja. Mereka hanya tunduk kepada klien atau pasien. Penghasilan kaum self-employed tidak menentu. Tak jarang penghasilan mereka tidak cukup menutupi pengeluaran. Dibandingkan employee, posisi seorang self-employed lebih rentan karena tidak ada katup pengaman. Seorang dokter tidak mungkin mendapatkan tunjangan kesehatan dari pasiennya.

Business owner
Kuadran ini termasuk yang memungkinkan seseorang bisa benar-benar menjadi kaya. Pemilik bisnis tidak harus dimulai dengan modal dalam bentuk uang. Ide adalah yang paling utama. Tidak seperti sebelumnya, saat ini bisnis telah menjadi pilihan karir bergengsi terutama bagi mereka yang lahir setelah tahun 1970-an, khususnya mereka yang progresif terhadap masa depan, berwawasan luas, berpikir rasional, berani mengambil resiko, dan memiliki optimisme tinggi. Selain faktor menjadi kaya, kebebasan adalah daya tarik lain untuk berbisnis sendiri. Pengusaha memiliki keleluasaan yang lebih untuk mengatur sumber daya yang dimiliki (terutama waktu). Walaupun awalnya mereka mungkin bekerja hingga 18 jam sehari, namun ini hanya sementara. Mereka juga harus lebih dahulu banting tulang tidak kenal waktu untuk memastikan bisnis mereka berjalan sesuai harapan. Ini bisa terjadi berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun dan tanpa penghasilan yang tetap. Namun, seiring perkembangan bisnis yang mereka jalankan, ritme mereka juga mengendur. Bahkan pada tahun kelima banyak business owner yang hanya bekerja efektif beberapa jam sehari. Mereka bisa pensiun di usia muda, misalnya 40 tahun, dan berjemur di pantai yang pasirnya halus sembari menyaksikan uangnya beranak-pinak dengan sendirinya.

Investor
Kategori ini adalah "kasta tertinggi" di dalam cashflow quadrant yang diajukan Kiyosaki. Mereka adalah orang-orang yang memiliki "dana lebih" dan menginvestasikannya di beberapa instrumen investasi, seperti properti, emas, sektor riil (bisnis), obligasi, saham, reksadana, dan sejenisnya. Mereka yang telah menjadi business owner biasanya tidak kesulitan di dalam membiakkan uang yang mereka peroleh dengan menjadi investor. Mereka ini termasuk orang-orang yang mencari resiko, bukan sekedar mengambil resiko karena di dalam dunia investasi, berlaku hukum low risk, low return; high risk, high return. Dengan menanamkan uangnya pada instrumen investasi tersebut, kalangan investor tak perlu lagi bekerja membanting tulang. Mereka tinggal berdiam diri, dan uang mereka bekerja dengan sendirinya.

Kesimpulan: Kita semua sebenarnya bisa mencapai kuadran keempat, yakni menjadi investor. Dimanapun posisi kita sekarang, sepanjang kita bekerja keras dan pandai mengatur keuangan kita, maka menjadi seorang investor bukanlah hal yang mustahil. Yang terpenting adalah memahami profil resiko kita masing-masing, apakah konservatif ataukah agresif. Tidak sedikit orang yang pernah melewati keempat kategori di atas dengan jalan yang berliku dan terjal.

Poin yang ingin saya sampaikan disini adalah bahwa ada pilihan lain selain menjadi pekerja untuk menghasilkan uang, yaitu bisnis dan investasi. Kedua bidang ini adalah jalan cepat menuju kebebasan finansial. Apabila anda ingin menjadi kaya dan bebas secara finansial, anda harus mencari jalan anda sendiri di bidang ini dan segera membangun aset.

No comments:

Post a Comment

Silakan tinggalkan komentar / kritik / saran Anda di bawah ini...